Translate

SALAM

Selamat Datang di Mediaku
Media yang menayangkan info-info menarik seputar anda.
Saran dan kritik silahkan hubungi kami melalui email : forestapalu@gmail.com. Terima Kasih

About Me

My photo

MUH. AMRAN AMIR
bersamaMu adalah yang terbaik

Monday, April 24, 2017

PERINGATI HARI BUMI KARANG TARUNA LUWU TANAM SERIBU MANGROVE

PERINGATI HARI BUMI KARANG TARUNA LUWU TANAM SERIBU MANGROVE


Peringati hari bumi 22 april / puluhan kelompok pemuda karang taruna dan pencinta alam / kabupaten luwu / sulawesi selatan / sabtu pagi / melakukan penanaman seribu mangrove / di pantai paconne / kecamatan belopa // penanaman dilakukan untuk mengantisipasi terus berlanjutnya abrasi pantai akibat degradasi hutan mangrove / yang berujung pada kerusakan ekosistem pantai dan  area tambak warga //




Puluhan pemuda karang taruna dan pencinta alam / kabupaten luwu / sulawesi selataan / sabtu pagi / melakukan aksi penanaman bakau atau mangrove di pantai paconne / kecamatan belopa // penanaman dilakukan dalam rangka memperingati hari bumi 22 april dan menanamkan semangat cinta alam dalam kehidupan sehari hari //

Kawasan mangrove di daerah ini sebelumnya cukup luas / namun dalam beberapa tahun terakhir / mengalami degradasi akibat pembalakan liar dalam kawasan konservasi mangrove oleh warga yang belum memiliki kesadaran akan pentingnya tanaman mangrove atau bakau / sebagai salah satu ekosistem pantai // 

Akibatnya puluhan hektar tambak terancam rusak oleh abrasi pantai  dengan hilangnya tanaman mangrove yang berfungsi sebagai pelindung kawasan //

Aksi yang dilakukan kelompok pemuda karang taruna dan kelompok pencinta alam ini / menanam sebanyak seribu pohon tanaman mangrove jenis rhizopora stylosa //

Ketua karang taruna luwu, sul arrahman, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi warga setempat untuk senantiasa menjaga lingkungannya //

 “kita berharap kegiatan ini menjadi pembelajaran bagi pemuda dan masyarakat disini agar senantiasa menjaga lingkungannya, mengingat laju degradasi hutan khususnya mangrove terus terjadi, bahkan di daerah ini terlihat abrasi pantai yang sudah mengancam bahkan sebagian sudah merusak kawasan tambak milik warga,” ungkapnya

SMK 1 BELOPA LUWU BISA BIKIN MOBIL TENAGA SURYA DILENGKAPI REMOT KONTROL


SMK Negeri 1 Belopa Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Kini bisa membuat inovasi dibidang teknologi otomotif, yakni membuat mobil berbahan bakar tenaga surya atau Solar Cell yang dilengkapi dengan sistem remote kontrol, dalam menjalankan kendaraan.

Bahkan mobil tersebut, dengan menggunakan sistem remote, dapat dikendarai tanpa awak, dan bisa berjalan kesamping. Menurut Instrktur  Tekhnis SMKN 1 Belopa, Anjas, mengatakan bahwa dengan tombol otomatis dan remot kontrol mobil bertenaga surya ini nantinya, bisa jalan meski tanpa pengendara  atau dapat dikontrol jarak jauh.

"Sistem kerja mobil ini menggunakan tenaga surya, dan di lengkapi dengan beberapa kontrol panel pada mobil ini, kami juga menggunakan sistem power window, dan sistem parkir," jelasnya.
Lanjut Anjas, kendaraan rancangan siswa SMK 1 Belopa kelas 10 ini, dapat mencapai kecepatan hingga 80 Km/jam, dan mampu bertahan hingga 8 jam dengan mengandalkan 4 batteray yang menjadi penopang utamanya.

Kepala sekolah SMKN 1 Belopa, Ahmad mengatakan bahwa finishing dari mobil tersebut ditargetkan selesai dalam dua pekan kedepan, dan bisa dioperasikan pada Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2 Mei mendatang.

"Mobil ini akan di operasikan tepat 2 mei di hari pendidikan nasional. ini permintaan Bupati Luwu dan memberikan respon yang baik," ujarnya.

Lanjut Ahmad, bahwa pembuatan mobil ini, dilakukan untuk memberi motivasi bagi siswa dalam melakukan praktik kerja bahwa dalam kurikulum harus dinampakkan sesuai jurusannya,  agar kedepan siswa dapat mengendarai mobil, bila perlu membuat mobil seperti ini yang ramah lingkungan.
Risman, Siswa kelas 10, yang merakit mobil tersebut mengatakan bahwa dengan membuat mobil tersebut, termotivasi  untuk terus membuatnya karena alat yang digunakan cukup sederhana dan terbilang murah yang dapat bermanfaat bagi kami semua.

“Kedepan kami akan membuat wira usaha membuat usaha mobil seperti ini, dengan harapan kedepan mobil ini bisa berjalan atau berkelanjutan kepada generasi selanjutnya,” paparnya. 


PESONA WISATA SUNGAI LATIMOJONG LUWU YANG MENGUJI ADRENAL

PESONA WISATA SUNGAI LATIMOJONG LUWU YANG MENGUJI ADRENALIN

(lead in)
Pegunungan latimojong , kabupaten luwu , sulawesi selatan , memiliki pesona alam yang cukup banyak, salah satunya adalah wisata sungai dengan arusnya yang deras di kaki gunung Latimojong, Disini Pengunjung dapat menguji adrenalin adrenalin di derasnya sungai dan dinginny air. selain itu wisatawan dapat menghirup udara segar dan menikmati pesona alam pegunungan yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan ,,

-------
Kaki gunung Latimojong , kabupaten luwu , sulawesi selatan , menyimpan cukup banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan, salah satunya adalah sungai sungai yang ada di daerah tersebut mengalir dari kaki pegunungan hingga memasuki daerah perkotaan belopa  yang dapat ditempuh dari ibu kota kabupaten luwu selama 2 jam,  selain itu daerah ini menawarkan pesona keindahan alam pegunungan , sehingga pengunjung dapat menikmati udara segar, yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan ,,


Disepanjang sungai , wisatawan yang datang dapat melakukan aktivitas sebelum menikmati derasnya arus sungai, seperti bakar ikan , atau aktivitas santai lainnya sambil menikmati udara segar dibawah rimbunnya pepohonan.



Derasnya arus sungai latimojong, memiliki keunikan khas bagi wisatawan, disini wisatawan menikmati memandangi alam keindahan sungai dengan udara sejuk yang suhu rata ratanya 20 derajat selsius, suara gemercik sungai menjadi pesona khas bagi yang tidak terbiasa dengan suara suara alam. Agar lebih menarik wisatawan melakukan swafoto diatas bebatuan besar yang ada di sepanjang sungai , untuk mengabadikan aktivitas wisatanya.


Bahkan dengan derasnya arus sungai, wisatawan bisa mencoba menaklukkan derasnya arus sungai tanpa menggunakan alat , hanya dengan melompat dari atas batu lalu mencoba menyeberangi derasnya arus sungai yang suhunya cukup dingin , untuk menguji sensasi wisata dan menguji adrenalin ,,


Disini Wisatawanpun bisa mencoba dengan menggelantungkan diri diatas pepohonan yang tumbuh disepanjang sungai , bag layakna hewan ditengah hutan.,

Kawasan ini ,memang belum dikelola secara profesional , padahal potensinya cukup bagus untuk wisata lainnya seperti arung jeram.

Wisatawan yang mengunjungi daerah ini berharap pemerintah melakukan pengelolaan wisata alam yang dapat dijadikan sebagai arena arung jeram.

Salah satu wisatawan, Sul Arrahman, yang ditemui mengtakan bahwa potensi yang ada perlu dikembnagkan termasuk infrastruktur yang memadai untuk sampai di lokasi.


“potensi wisatanya disini cukup banyak, namun belum dikembangkan oleh pemerintah daerah, termasuk infrastruktur untuk sampai ke lokasi, padahal banyak yang bisa dilakukan disini untuk pengembangan wisata,” jelasnya.

Kawasan ini , cocok bagi keluarga untuk menghilangkan ketegangan setelah beraktivitas. Wisatawan yang telah menikmati daerah ini , akan tertarik untuk kembali mengunjunginya.


“Keindahan alamnya yang elok, disini kita bisa menikmati Udara segar, sungainya yang bersih, membuat ingin kembali kesini dan menyusuri sungai selanjutnya,’ ungkap Fahmiyanti arsi, seorang wisatawan 


Saturday, April 1, 2017

MENGENAL TUMBUHAN MENGKUDU

Mengkudu atau nama latinnya (Morinda citrifolia) yang biasa disebut dengan Bangkudu (nama daerah di Luwu). Tumbuhan ini tumbuh di daerah Asia Tenggara.  Mengkudu tergolong dalam famili Rubiaceae, atau Kopi kopian. 

Tempat tumbuhnya umum di daerah dataran rendah hingga pada ketinggian 1500 m. Tinggi pohon mengkudu mencapai 3–8 m yang tergolong sebagai tanaman perdu,  memiliki bunga bongkol berwarna putih. 
Buahnya merupakan buah majemuk, yang masih muda berwarna hijau mengkilap dan memiliki totol-totol, dan ketika sudah tua berwarna putih dengan bintik-bintik hitam. Tanaman ini biasa digunakan sebagai tambahan pada rujak, selain itu mengkudu juga sering digunakan sebagai bahan obat-obatan.


Thursday, March 23, 2017

INI MANFAAT BELIMBING WULUH ATAU JARRUK

INI MANFAAT BELIMBING WULUH
Kandungan Gizi
Belimbing wuluh merupakan tanaman berkhasiat komplek untuk kesehatan disetiap bagian tanamannya karena bagian lain seperti bagian daun, batang, buah, dan bunganya bisa dijadikan sebagai bahan ramuan obat untuk menyembuhkan sejumlah penyakit.

Manfaat belimbing wuluh ini bisa didapatkan sebagai buah-buahan penghasil vitamin C dan juga digunakan sebagai obat tradisional. 
Manfaat belimbing wuluh bagi kesehatan terdapat pada khasiatnya untuk mengobati penyakit seperti batuk, sakit gigi dan gejala penyakit diabetes. Hal tersebut terdapat pada kandungan unsur alami belimbing wuluh seperti banyak terdapat pada bagian buahnya, antara lain : Glukosid, tanin, asam format, peroksida, saponin, kalsium oksalat, sulfur, dan kalium sitrat.


1. Mengobati Batuk
Anak-anak yang rentan terhadap penyakit batuk ini bisa diberikan pengobatan dengan belimbing wuluh.
Caranya : 3 Butir belimbing wuluh, beberapa butir adas, dan gula secukupnya ditambah satu cangkir air. Campuran ditim selama beberapa jam. Setelah dingin disaring dengan kain dan dibagi untuk dua kali minum, pagi dan malam saat perut masih kosong.
Khusus untuk batuk rejan – Caranya : Ambil sebanyak 10 buah belimbing wuluh dicuci bersih, remas dengan dua sendok air garam. Kemudian saring dan minum dua kali sehari.

2. Mengatasi diabetes

6 buah belimbing wuluh dilumatkan lalu direbus dengan segelas air hingga sisa separuhnya. Saring dan minum dua kali sehari. Zat asam yang terkandung dalam buah ini sangat ampuh untuk membantu menghilangkan serta menekan diabetes pada tubuh.

MENGENAL BELIMBING WULUH

BELIMBING WULUH

Mengenal Belimbing Wuluh.
Belimbing Wuluh atau Belimbing Asam, tumbuh dimana mana, dan cocok bagi iklim di Indonesia. Belimbing wuluh biasanya berbuah lebat pada masa musim kering. Di Sulawesi Selatan Belimbing Wuluh lebih dikenal dengan nama “Jarruk” terutama di daerah Luwu, Palopo, Masamba dan Malili.   Penggunaannya biasa digunakan sebagai penikmat makanan atau sebagai asam, dan pengobatan.

MORFOLOGI BELIMBING WULUH


Klasifikasi
Kingdom           : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom     : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi      : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi                : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas                : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas         : Rosidae
Ordo                 : Geraniales
Famili               : Oxalidaceae (suku belimbing-belimbingan)
Genus               : Averrhoa
Spesies            : Averrhoa bilimbi 



Daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) merupakan jenis daun majemuk. Daun majemuk tangkainya bercabang-cabang dan pada satu cabang terdapat lebih dari satu helaian daun. Daun belimbing wuluh merupakan daun tidak sempurna karena tidak memiliki bagian daun dengan lengkap. Permukaan atas daun belimbing wuluh berwarna hijau tua dan terdapat bulu-bulu halus dan permukaan bawahnya berwarna hijau muda. Tepi pada daun belimbing wuluh rata (etire), dagingnya seperti kertas dan lumayan tipis (papiraceus), dan susunan tulang daunnya menyirip (penninervis). Ujung daun belimbinng wuluh meruncing (acutus) sedangkan pangkal daunnya membulat (rotundatus).




TUGAS POKOK DAN FUNGSI HUMAS

Tugas Pokok dan Fungsi Humas

Tugas Pokok dan Fungsi Humas

Tugas Humas
Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) mempunyai tugas melaksanakan analisis dan penyiapan rancangan kebijakan dalam bidang hubungan masyarakat.

Fungsi Humas: 
1. Pelaksanaan analisis dan penyiapan rancangan kebijakan pengelolaan informasi.
2. Pelaksanaan analisis dan penyiapan rancangan kebijakan penyelenggaraan dan pengelolaan dokumentasi.
3. Pelaksanaan analisis dan penyiapan rancangan kebijakan penyelenggaraan publikasi.
4. Penyelenggaraan kegiatan keprotokolan daerah.
5. Penyelenggaraan tata usaha Bagian Hubungan Masyarakat.

A. Pengumpulan Informasi dan Dokumentasi
Tugas Pokok Humas: 
Melaksanakan inventarisasi dan mengolah data, menyiapkan bahan penyusunan rancangan kebijakan pengumpulan dan penyajian informasi, dokumentasi kegiatan pemerintah daerah, serta melaksanakan tata usaha Bagian Humas.

Uraian Tugas Humas
1. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lain yang berhubungan dengan informasi dan dokumentasi
2. Menyusun rencana kerja, anggaran dan jadwal kegiatan Bagian Pengumpulan Informasi dan Dokumentasi
3. Mengumpulkan, menganalisa, menyajikan data dan informasi yang berhubungan dengan informasi dan dokumentasi.
4. Menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan informasi dan dokumentasi dan menyiapkan bahan petunjuk pemecahan masalah.
5. Mengumpulkan, menganalisa informasi/ opini masyarakat dan lembaga dan menyampaikan kepada pimpinan sebagai bahan kebijakan.
6. Menerima keluhan masyarakat dan meneruskannya kepada pimpinan lembaga/ instansi terkait serta menyusun dan memberikan tanggapan terhadap keluhan masyarakat.
7. Mengelola dan menganalisa kotak saran internal dan eksternal.
8. Mendokumentasikan audio visual kegiatan pimpinan
9. Menyelenggarakan dan mengelola komunikasi internal di lingkungan organisasi dan karyawan
10. Membina dan mengkoordinasikan kegiatan kehumasan
11. Menyusun, menganalisa klipping pemberitaan sebagai bahan pengambilan kebijakan pimpinan.
12. Mempersiapkan bahan-bahan pameran.
13. Mendistribusikan penerbitan internal.
14. Mengelola administrasi sambutan.
15. Mengarsip bahan sambutan dan klipping berita.
16. Mengelola administrasi publikasi televise dan kaset rekaman.
17. Mengelola data dinding Bagian Humas.
18. Melaksanakan tata usaha Bagian Humas.
19. Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan kegiatan Pengumpulan Informasi dan Dokumentasi.

B. Publikasi
Tugas Pokok Humas: 
Melaksanakan inventarisasi dan mengolah data, menyiapkan bahan penyusunan rancangan kebijakan penyelenggaraan publikasi.

Uraian Tugas Humas
1. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lain yang berhubungan dengan publikasi.
2. Menyusun rencana kerja, anggaran, dan jadwal kegiatan Sub Bagian Publikasi.
3. Mengumpulkan, menganalisa, menyajikan data dan informasi yang berhubungan dengan publikasi
4. Menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan publikasi dan menyiapkan bahan petunjuk pemecahan masalah.
5. Menyiapkan dan mengedit naskah-naskah publikasi
6. Menyelenggarakan penyiaran informasi/ promosi kebijakan, pelaksanaan dan hasil kegiatan pembangunan melalui berbagai macam media massa.
7. Mendampingi dan meliput kegiatan pimpinan.
8. Mendistribusikan produk-produk untuk publikasi.
9. Mengevaluasi program publikasi.
10. Mengklipping dan mengevaluasi berita.
11. Mengkoordinasikan pembinaan hubungan dengan media rakyat, kelembagaan masyarakat, dan kelembagaan di lingkungan sekitar.
12. Mengkoordinasikan dan menyelenggarakan pelayanan pers
13. Mengkoordinasikan, merencanakan, menyusun dan membuat penerbitan internal dan eksternal.
14. Merencanakan, menyusun dan membuat materi audio visual, CD interaktif dan internet.
15. Merencanakan, menyusun dan membuat materi alat bantu presentasi pimpinan.
16. Merencanakan dan membuat materi publikasi luar ruang dan dalam ruang.
17. Merencanakan dan menyelenggarakan materi pimpinan.
18. Menyusun sambutan/ ceramah pimpinan.
19. Melaksanakan pelayanan pers dan jumpa pers.
20. Mengkoordinasikan, menyusun hak jawab serta tanggapan masyarakat di media massa.
21. Mengelola website dan email perusahaan
22. Mengkoordinasikan dan menyusun kebijakan di bidang publikasi.
23. Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan kegiatan Sub Bagian Publikasi.

C. Bagian Protokol
Tugas Pokok Humas
Melaksanakan kegiatan keprotokolan daerah.

Uraian Tugas Humas
1. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lain yang berhubungan dengan keprotokolan.
2. Menyusun rencana kerja, anggaran dan jadwal kegiatan Sub Bagian Protokol.
3. Mengumpulkan, menganalisa, menyajikan data dan informasi yang berhubungan dengan keprotokolan.
4. Menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan keprotokolan dan menyiapkan petunjuk pemecahan masalah.
5. Bersama-sama dengan Sub Bagian Tata Usaha dan Keuangan Bagian Umum, menyusun dan mengatur jadwal acara-acara pimpinan
6. Melaksanakan koordinasi penerimaan kunjungan kerja dari pemerintah dan menyiapkan bahan rancangan, penyusunan jawaban kuesioner kunjungan kerja tersebut.
7. Mempersiapkan dan menyelenggarakan administrasi pelayanan tamu.
8. Menyiapkan dan mengatur VIP Room di bandara, pengawalan dan pengamanan acara perjalanan tamu.
9. Menyiapkan cindera mata/ tanda kenang-kenangan yang diperlukan.
10. Mengatur dan mengurus hubungan antar korps diplomatik dan konsuler dengan Bupati/ Wakil Bupati.
11. Menyelenggarakan pengaturan dan persiapan akomodasi dan transportasi/ tiket tamu.
12. Melaksanakan koordinasi dengan instansi/ pihak lain yang terkait dalam penyelenggaraan kegiatan protokoler/ upacara resmi yang dihadiri pejabat terkait.
13. Mengatur tata ruang, tata tempat dan tata urutan penyelenggaraan upacara.
14. Mempersiapkan naskah-naskah penyelenggaraan upacara pelantikan/ pengukuhan serta serah terima jabatan/ pelantikan pejabat.
15. Mempersiapkan dan mengatur pelaksanaan upacara baik tingkat daerah maupun nasional.
16. Menyelenggarakan informasi internal
17. Mendampingi kegiatan pimpinan.
18. Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan kegiatan Sub Bagian Protokol.*


PERINGATI HARI BUMI KARANG TARUNA LUWU TANAM SERIBU MANGROVE

PERINGATI HARI BUMI KARANG TARUNA LUWU TANAM SERIBU MANGROVE Peringati hari bumi 22 april / puluhan kelompok pemuda karang taruna dan...